BIMBINGAN TEKNIS SEKOLAH PERJUMPAAN

Sekolah merupakan lembaga strategis dalam membentuk karakter bangsa yang menjunjung tinggi integritas dan kejujuran. Keteladanan pendidik dan tenaga kependidikan akan menyadarkan peserta didik untuk membangun nilai yang berpusat pada dirinya sendiri.

Amanah yang tercantum dalam misi NTB Sehat & Cerdas serta NTB Aman & Berkah dijadikan pedoman dalam meningkatkan mutu pendidikan di Nusa Tenggara Barat. Salah satu upaya menuju misi tersebut adalah membangun pendidikan dan kebudayaan dengan sinergi dan harmonis. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Barat berkomitmen  penuh dalam mewujudkan visi dan misi NTB Gemilang periode 2018-2023.

Strategi Pendidikan yang Membanggakan melalui The Power of 4P, yakni Profil, Penampilan, Pelayanan, dan Prestasi dipandang mampu untuk mendongkrak mutu pendidikan di NTB.

Sekolah Perjumpaan (SP) adalah model penguatan pendidikan karakter yang akan merubah tujuan belajar yang berakhir pada nilai komulatif semata menjadi nilai-nilai karakter yang seharusnya melekat pada orang terdidik. Hal ini diperlukan untuk membangun pendidikan karakter yang telah banyak dilupakan orang, baik disengaja maupun tidak. Sekolah perjumpaan akan mengaplikasikan nilai-nilai yang melekat pada orang baik dalam setiap perjumpaannya.

SMA Negeri 1 Gunungsari diberi kepercayaan menjadi sekolah model Sekolah Perjumpaan (SP). Untuk merealisasikan kepercayaan tersebut dimulai dengan menyelenggarakan Bimbingan Teknis Sekolah Perjumpaan dengan menghadirkan penggagas Sekolah Perjumpaan Bapak Drs. H. Husni Muaz, MA, Ph.D dan dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB, Kabid SMA, narasumber Sekolah Perjumpaan, sekolah-sekolah imbas serta semua komponen SMA Negeri 1 Gunungsari.  Bimtek ini diselenggarakan pada tanggal 1 Р3 Desember 2020 di SMA Negeri 1 Gunungsari.